Jilbab Kok Gitu? Koreksi Jilbab Indonesia

... Ringkasan Buku ...
Judul : Jilbab Kok Gitu? Koreksi Jilbab Indonesia
Penulis : Andi Muhammad Arief
Penerbit : Maktabah Ta'awuniyah
Cetakan : Pertama, Sya'ban 1429 H/2008 M
Halaman : 63
Allah Jalla wa 'Ala berfirman yang artinya:
... .. .
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu
dan istri istri orang mukmin, 'Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya
ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu agar mereka lebih mudah
untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzaab: 59).
Ayat di atas memerintahkan kepada para muslimah untuk menutupkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Namun dalam prakteknya banyak
para muslimah yang tidak memahami bagaimana memakai jilbab yang
benar sesuai aturan Islam. Berangkat dari ketidaktahuan ini, kita
saksikan banyak model jilbab dengan beragam gaya cara pakainya.
Buku ini memuat koreksi jilbab yang ada di Indonesia. Ditulis dengan
gaya penulisan yang mudah untuk dipahami. Yang dibahas dalam buku
ini adalah:
- Sempurnakan hijab
- Kewajiban berhijab
- Bagaimana menutup aurat sesuai syari'at Islam?
- Alasan muslimah memakai jilbab
- Syubhat sekitar hijab
- Jilbab kok gitu?!
Bisa jadi salah satu dari kita ada yang terkena koreksi, anggap saja
sebagai nasehat dan jangan terburu gerah. Bersyukurlah karena masih
ada yang menasehati. Kemudian niatkan hati setahap demi setahap
melakukan perubahan ke arah syari'at Islam.
Dalam ringkasan ini saya kutipkan sebagian isi dari buku ini dengan
meringkasnya. Kekeliruan dalam berjilbab saya kutipkan sebagiannya
saja demikian pula penjelasan penjelasan lainnya. Footnote tidak saya
sertakan. Semata mata untuk ringkasnya tulisan ini.
[BAGAIMANA MENUTUP AURAT SESUAI SYARI'AT ISLAM?]
-------------------------------------------------
Banyak muslimah yang belum memahami benar bagaimana menutup
aurat yang syar'i. Berikut ini akan dijelaskan cara menutup aurat yang
syar'i.
1. Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
2. Tidak tabarruj
Yaitu berhias dan berdandan serta bertingkah laku sebagaimana kaum
jahiliyah dan kafir. Diantaranya dengan menampakkan bagian bagian
tubuh yang seharusnya ditutup dan hanya diperlihatkan kepada
suaminya saja.
... .. .
3. Tebal (tidak tipis atau transparan)
4. Lebar dan longgar
5. Tidak menyerupai pakaian laki laki
6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
7. Bukan pakaian yang menyolok mata
Pakaian yang menyolok mata dan aneh akan menjadi pusat perhatian
laki laki dan timbulnya fitnah. Masuk di dalamnya pakaian syuhroh
(pakaian yang sedang nge-trend dan digandrungi). Semua wanita
berlomba lomba memakainya dan ingin diperhatikan oleh orang
disekitarnya. Pakaian ini menimbulkan decak kagum, pujian dan
menjadikan orang lain iri untuk memakainya.
8. Tidak memakai wewangian diluar rumah
[JILBAB KOK GITU?!]
-------------------
Sebagian kesalahan di bawah ini ada yang tidak terlalu fatal namum
banyak pula yang sangat fatal. Semakin dekat dengan tuntunan syari'at
dalam berbusana maka semakin baik. Semakin jauh dari syari'at maka
semakin membutuhkan petunjuk, koreksi dan bimbingan ke arah yang
lebih baik.
Memang kemampuan, keadaan, ilmu, niat, materi, lingkungan pada
masing masing muslimah berbeda sehingga pengalaman pun berbeda.
Kelebihan dan kekurangan dari faktor di atas selalu ada. yang memakai
kerudung mini tentunya lebih baik dari yang belum memakai. Yang
berjilbab lebar lebih baik dari yang berjilbab mini. Yang memakai gamis
lebih baik dari yang masih memakai baju dan celana panjang. Semua
mempunyai tingkatan dan derajat.
Berikut beberapa kekeliruan dan kesalahan yang perlu diluruskan
karena banyak sebagian kaum muslimah belum mengetahui atau
menyadarinya.
1. Menyamakan kerudung dengan jilbab
2. Berjilbab tapi aqidahnya rusak
Banyak yang menggunakan busana muslimah yang syar'i, tapi masih
meyakini dan melakukan perbuatan syirik. Meminta berkah kepada
selain Allah seperti kuburan. Bertawassul dengan selain Allah. Meyakini
tukang ramal, primbon, feng-shui, dan orang orang yang mengaku
... .. . Resensi Buku Islam Page 7 of 85
http://buku-islam.blogspot.com/ 4/9/2009
mengetahui kejadian yang akan datang seperti jodoh, rezeki, nasib dan
sebagainya. Hal ini akan menghancurkan seluruh amal baiknya
termasuk pahala berjilbab.
Allah berfirman yang artinya:
"Jika kamu berbuat syirik maka akan hancur amalanmu dan kamu
termasuk orang orang yang merugi." (QS. Az Zumar: 65).
3. Kerudung yang sangat ketat
4. Memakai baju dan celana ketat
Para muslimah hanya beranggapan bahwa menutup aurat adalah
menutupi tubuh dengan kain agar tidak terlihat secara langsung.
Sehingga apa yang dipakainya masih membentuk tubuhnya yang
mengundang syahwat kaum lelaki. Hal ini sama dengan wanita yang
memakai baju selam. Apakah pakaian selam pantas dikatakan berhijab?
Semua tubuhnya tertutup ketat kecuali wajah dan telapak tangan. Dada
dan lekuk tubuh lainnya terbentuk dengan jelas. Berpakaian dan
telanjang sama saja.
9. Si anak berjilbab sang ibu menor
Ibu muslimah yang berdandan menor mengantar anak sekolah di TK
atau SD Islam dengan seragam muslimah yang diwajibkan sekolah.
Seharusnya sang ibulah yang wajib berjilbab. Karena kewajiban itu
dibebankan kepada wanita baligh.
10. Busana muslimah yang mencolok
11. Memakai celana panjang
Maksudnya adalah benar benar memakai celana panjang sebagai
pakaian bawahnya. Sehingga belahan kakinya terbentuk. Namun jika
memakai celana panjang kemudian dirangkap dengan gamisnya maka
hal itu boleh.
26. Kain gamis di atas mata kaki tapi tidak berkaos kaki
Kaki bagian bawah termasuk aurat wanita yang wajib ditutup. Namun
masih banyak wanita muslimah yang belum mengetahuinya walau sudah
berjilbab lebar. Maka hendaknya bagian bawah gamis lebih panjang dan
menutup kaki sepenuhnya atau dengan memakai kaos kaki.
29. Cara membawa tas yang keliru
Muslimah yang sudah memakai jilbab dengan rapi kadang kurang
memperhatikan cara membawa tas. Baik tas slempang (dibawa pakai
bahu sebelah) atau tas jenis ransel (dibawa di punggung dengan dua
slempang di dada). Selempang akan menekan bagian dada karena
... .. .
menahan beban tas sehingga dada akan terbentuk dan menonjol. Hal ini
tidaklah patut bagi muslimah. Sebagai solusi, beralihlah dengan
menggunakan tas jinjing. Repot sedikit tapi
selamat dari fitnah.
33. Berkerudung mini, berbaju lengan pendek dengan manset panjang
34. Mematuhi orang tua atau suami sehingga busananya semakin jauh
dari yang disyari'atkan
Banyak muslimah atau para istri yang sudah mantap berhijab, namun
ditentang oleh orang tua dan suami mereka. "Jilbab tidak usah lebar
lebar, tidak rapi, ribet, kampungan, ketinggalan zaman" dan sebagainya.
Bahkan ada yang menyuruh melepaskan jilbabnya. Bertaubatlah wahai
para orang tua dan suami, karena Anda akan dimintai
pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sedangkan
taat kepada makhluk dalam menentang Allah Subhanahu wa
Ta'ala hukumnya haram.
"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada
Allah." (HSR. Ahmad).
36. Tidak memakai manset
Manset yang terbuat dari kain kaos dan dikenakan di lengan tangan
sangat bermanfaat. Ketika berada di busway atau bus kota dan tangan
berada di besi tempat berpegangan, maka tanpa disadari lengan baju
akan melorot dan lengan tangan akan terlihat. Sedangkan lengan tangan
adalah aurat yang wajib ditutup.
Manset berguna menahan turunnya lengan baju karena bersifat kesat.
Kalau pun lengan baju melorot ke bawah, maka lengan masih tertutup
manset.
38. Berhijab tapi kemproh
Sebagai muslimah yang cinta kebersihan, kerapian dan keindahan sudah
selayaknya perhatian dalam hal ini dan jangan meremehkan. Citra
muslimah juga dilihat dari kondisi busananya.
39. Berwudhu di tempat umum dan membuka jilbabnya
Dengan alasan cuma sebentar dan mendesak, maka aurat pun terbuka
ketika berwudhu. Seharusnya mencari tempat wudhu khusus wanita
yang tertutup atau berwudhu di dalam kamar mandi.
[PERSONAL VIEW]
---------------
... .. .
Banyak hal yang perlu dan harus dipelajari oleh kaum muslimin. Tidak
boleh berdiam diri dalam ketidaktahuan. Termasuk juga dalam hal
berhijab bagi para muslimah. Harus dipelajari bagaimana cara
berpakaian yang sesuai syari'at Islam. Kemudian menerapkannya pada
diri sendiri.
Memang disadari perubahan ke arah aturan Islam perlu proses dan
tahapan. Yang berjilbab mini tentunya lebih baik daripada yang tidak
berjilbab. Yang berjilbab lebar tentunya lebih baik daripada yang
berjilbab mini. Namun harus terus diupayakan perubahan ke arah yang
lebih baik sehingga sesuai dengan aturan Islam.
Maka selamat datang para muslimah kepada jilbab yang sesuai syari'at
Islam. Kami yakin Allah mencintai kalian dengan upayamu ke arah
syari'at Islam.
Ringkasan buku ini dibuat oleh Abu Isa Hasan Cilandak
Semoga Allah mencintainya, mencintai orang tuanya, dan seluruh kaum muslimin

0 comments:

Post a Comment